Sebuah refleksi tentang konsistensi, cibiran, dan teknologi yang akhirnya menyapa.
Tahun 2008, saya duduk di depan sebuah PC tua dan mulai belajar tentang blogging. Waktu itu, menulis di blog terasa seperti melempar botol berisi pesan ke tengah samudra—entah akan sampai ke mana, entah akan dibaca siapa...